Jumat, 17 Desember 2021

Wawancara Pengusaha Muda Sukses Peternak Unggas Bebek

 

Narasumber    : M. Naufal Nafis

Alamat            : Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo


Naufal Nafis ialah peternak unggas dimana beliau ini juga alumni dari pondok. Beliau meneruskan usaha kedua orang tuanya yaitu menjadi peternak unggas bebek. Di dalam memproduksi hewan ternak tersebut, beliau memasarkan daging dan telur untuk dijadikan produknya seperti frozen food, telur nanti akan dijualnya di pasar-pasar, dan beliau juga membuka restoran yaitu nasi bebek mango resto. Dengan modal yakin dan memperbanyak atau memperluas relasi hingga saat ini beliau masih berusaha untuk mengembangkan usahanya tersebut dengan mencari inovasi, kreatif lainnya agar terlihat unik di mata konsumen.

Karakter entrepreneurship yang dapat kita ambil yaitu:

1. Dalam membangun usaha itu harus siap untuk rugi, karena kerugian adalah kesuksesan yang tertunda.

2. Perbanyak kenalan seperti pengusaha-pengusaha sukses lain, tanamkan dalam dirimu bahwa kelak saya ini bisa seperti beliau.

3. Jangan mudah menyerah apalagi putus asa, apa saja rintangan di depan mata harus kita hadapi agar mengetahui seluk beluk atau akar masalah tersebut itu seperti apa.

4. Ingat usaha itu tidak akan mengkhianati hasil, maka bersakit-sakitlah dahulu bersenang-senang kemudian.

Rabu, 15 Desember 2021

Resume KISAH TANI | Petani Milenial Ini Adalah Sarjana Geografi. Bertani Cabe Berpenghasilan 50 Juta/Bulan

 


Regiza Nova merupakan seorang petani cabe sukses yang berasal dari Kabupaten Kerinci. Beliau mengawali bertani cabe pada tahun 2015 sebab bagi dia Kabupaten Kerinci ialah dataran besar sehingga tanahnya sangat produktif. Walaupun beliau dicemooh oleh sahabatnya dan merasa minder jadi petani, namun dia senantiasa bersemangat buat bertani cabe. Beliau memilih varietas cabe sebab kebutuhan pasar yang sangat besar serta karakteristik khas santapan Sumatera yang pedas sehingga cabe harus terdapat di tiap masakan. Bagi beliau varietas cabe tidak susah buat dibudidayakan. Bertanam cabe sendiri awal mulanya memilah bibit yang unggul, melaksanakan penyemaian kemudian cabe di pindahkan di lahan buat di tanam. Sesudah itu melakukan perawatan, mulai dari penyiangan, pemupukan dan penyemprotan pestisida ialah insektisida serta fungisida. Dia melaksanakan masa panen cabe sepanjang 4 kali dalam sebulan sebanyak 800 kilogram cabe yang bisa dipanen. Serta memperoleh keuntungan dalam sebulan dekat 40 juta rupiah.

 

Karakter-karakter entrepreneurship yang dapat kita ambil dari beliau adalah

 

1. Dapat Mengambil Peluang

Beliau memandang kemampuan tanah yang terdapat di daerahnya yang sangat produktif serta kebutuhan pasar yang tinngi.

 

2. Berani Mencoba

Beliau berani berupaya serta merasa tertantang buat bertani cabe yang hasilnya sangat memuaskan.

 

3. Optimis

Walaupun beliau dicemooh oleh orang lain serta merasa minder namun dia senantiasa bergairah buat Bertani cabe.

Selasa, 14 Desember 2021

Resume Cerita Sukses Petani Milenial "Dari Pada Digaji Lebih Baik Menggaji"

 


Beliau bernama Ahmad Arif Fikri. Salah satu founder hidroponik yang terletak di Desa Harjobinangun, Sleman, Yogyakarta beliau berasal dari Bogor, Jawa Barat. Selaku mahasiswa tidak cuma belajar serta mengharapkan pada saat tuntas kuliah dihiring oleh perusahaan serta memperoleh pendapatan besar tidak semacam itu. Tetapi setelah itu apa yang kita bagikan ke warga sesudah kita jadi sarjana serta ilmu yang kita dapat di perkuliahan itu bisa berguna buat warga.

 

Beliau memiliki kepribadian yang disiplin tidak cuma di kuliahnya namun pula pada usaha hidroponiknya, beliau senantiasa mengecek nutrisi ataupun keadaan tumbuhan apakah terdapat hama hingga itu berakibat pada penciptaan hidroponiknya sendiri yang dapat saja gagal produksi. Tidak hanya itu beliau juga disiplin buat mengendalikan air apakah airnya masih ada atau cukup, supaya hidroponiknya masih terpelihara serta keadaan senantiasa nyaman, sebab dalam melaksanakan usaha hidroponik sangat memerlukan air tiap harinya.

 

Apa khasiat tanaman hidroponik untuk kita?

Banyak sekali khasiat tanaman ataupun sayur- mayur untuk kita, dengan makan- makan sayur- mayur kita dapat menghindari stress kelewatan, menghindari penyakit, mempertahankan berat tubuh yang balance, melindungi kesehatan mata serta sumber energy badan. Kita menanam tanaman ataupun sayur- mayur pula sangat berguna untuk orang lain, dengan sayur- mayur yang kita halaman serta disantap orang lain kita selaku pemuda dapat membantu menjaga kesehatannya biar senantiasa terpelihara dengan komsumsi sayur- mayur. sebab sebaik- baik manusia merupakan orang yang sangat berguna untuk orang lain

 

” Jangan berputus asa dari rahmat Tuhan sebab Tuhan memiliki metode sendiri buat membagikan sesuatu pelajaran kepada hambaNya serta pula membagikan kesuksesan pada saat kita tidak putus asa dengan apa yang diberikan oleh tuhan.” ( Ahmad Arif Fikri)

 

Ada pula karakter- karakter enterpreneurship yang dapat kita ambil dari beliau yakni :

 

1. Kedisipilan buat menjaga tumbuhan supaya tumbuhan hidroponiknya senantiasa terpelihara dengan baik.

2. Mau senantiasa berguna untuk orang lain dengan meningkatkan usaha hidroponiknya serta sayuranya dapat disantap orang lain.

3. Bekerja keras, walaupun masih berkuliah, dia senantiasa mau meningkatkan usaha hidroponiknya.

4. Jangan gampang putus asa.

 

Resume Kisah Inspiratif Anak Muda Sukses Jadi Pengusaha Tempe


Namanya Benny Santoso berasal dari Solo dimana beliau saat ini merantau di Bali untuk menempuh kuliah di kuliah perhotelan STP Nusa Dua Bali. Beliau mencoba mengeluarkan inovasi produk dari tempe dengan varian keju dan bawang putih. Nama produk tempe hasil kreasinya diberi nama iniTempe "Inovate New Idea with Tempe". Adapun modal-modal yang beliau terapkan yaitu :

1. Mindset

2. Ilmu

3. Networking

4. Keuangan

Karakter-karakter entrepeneurship yang dapat kita ambil, antara lain :

1. Mampu mencoba hal-hal baru dengan inovasi dan kreasi

2. Jangan berlandaskan mindset mencari uang dalam memulai bisnis, melainkan untuk mencari teman baru, pengalaman dll.

3.  Harus mampu mencari relasi dengan orang lain dan belajar sharing hearing dengan orang/pebisnis lain

4. Mampu manajemen waktu

5. Menikmati proses

6. Mampu upgrade diri dari skill dan lain-lain

7. Patient, Passion,  Persistent

 

Senin, 22 November 2021

Pasang Surut Reog Ponorogo, Sempat Kena Imbas Politik serta Diakui Malaysia

 


Reog Ponorogo ialah salah satu kesenian Indonesia yang masih lestari. Tetapi siapa sangka, dalam perkembangannya, reog Ponorogo pernah hadapi pasang surut akibat imbas politik.

 

Mengutip harian Verleden yang ditulis Sururil Mukarromah serta Shinta Devi I. S. R, Reog Ponorogo pernah tumbuh dengan tidak baik pada masa pemerintahan Kolonial Belanda. Perihal ini lantaran reog dikira selaku kesenian yang hendak bawa pengaruh merugikan untuk penjajah.

 

Kebijakan yang terbuat pemerintah kolonial membuat perkumpulan reog di desa- desa jadi tidak terorganisir. Dampaknya, terjalin persaingan antar kelompok yang memunculkan korban.

 

Pada masa penjajahan Jepang, Reog Ponorogo apalagi lenyap. Seniman- senimannya tidak menampakkan diri sebab pementasan reog dilarang serta ditakutkan berperan buat memobilisasi massa.

 

Perkumpulan reog baru dapat berkembang lagi sehabis Indonesia merdeka. Pementasannya mulai dicoba kembali pada 1950. Sayangnya, kala itu reog banyak dimanfaatkan buat kepentingan politik.

 

Pada masa kejayaan partai politik pada 1950 sampai 1959, banyak partai yang menggunakan kesenian ini buat menarik massa pendukung. Walaupun ada kesenian lain di Ponorogo semacam odrot serta samroh, reog merupakan kesenian yang sangat banyak menarik atensi.

 

Partai yang memakai reog dalam kampanye politik antara lain PKI, NU, serta PNI. Sehabis dicoba pemilu, partai- partai tersebut kesimpulannya mendapatkan suara paling banyak.

 

Pasca meletusnya kejadian G- 30 S, PKI dinyatakan selaku partai terlarang. Kejadian tersebut menimbulkan terbunuhnya banyak anggota perkumpulan Barisan Reog Ponorogo( BRP) kepunyaan PKI.

 

Pembantaian besar- besaran terhadap perkumpulan reog terjalin di Desa Somoroto. Sepanjang 3 tahun selanjutnya, masyarakat enggan memainkan reog sebab khawatir dikira simpatisan PKI.

 

Reog baru berani menampakan diri pada 1969, diisyarati dengan pertunjukan kesenian ini dalam kegiatan penutupan PON VII di Surabaya. Pada 1977, terjalin pembuatan organisasi INTI( Insan Taqwa Illahi) buat mempersatukan unit- unit reog yang terdapat di seluruh daerah Ponorogo.

 

INTI tidak masuk dalam partai politik serta tidak memihak siapapun. Sehabis bermacam upaya pembinaan, reog sukses hadapi pergantian ke arah yang lebih baik.

 

Reog Ponorogo juga pernah ramai diberitakan diakui selaku kesenian Malaysia pada kisaran 2007.

 

Mengingat akibat organisasi politik terhadap reog, pemerintah Ponorogo menghasilkan peraturan yang melarang kepemilikan organisasi reog oleh partai politik. Saat ini, reog Ponorogo sudah jadi kesenian nasional yang kerap dipakai selaku fasilitas mempromosikan pariwisata Indonesia.

 

Kesenian Budaya Wayang Kulit di Jawa





Kesenian tradisional wayang kulit lahir, hidup, berkembang, tumbuh terutama dalam penduduk Jawa. Lebih dari sekedar pertunjukan, wayang kulit dahulu ialah media permenungan mengarah roh spiritual para dewa.

 

Sebutan“ wayang” sendiri berasal dari kata“ ma Hyang”, yang berarti mengarah spiritualitas Sang Kuasa. Tetapi terdapat pula yang mengatakan“ wayang” berasal dari teknik pertunjukan yang mengandalkan bayangan( bayang/ wayang) di layar.

 

Wayang kulit, dibuat dari kulit kerbau, diyakini sebagai embrio dari bermacam jenis wayang yang terdapat dikala ini. Ia dimainkan seorang dalang; diiringi musik gamelan yang dimainkan sekelompok nayaga( pemain gamelan) serta tembang yang dinyanyikan para pesinden. Tiap bagian dalam pementasan wayang memiliki simbol serta arti filosofis yang kokoh. Terlebih dari segi isi, cerita pewayangan senantiasa mengarahkan budi pekerti yang luhur, silih menyayangi serta menghormati, sembari terkadang diselipkan kritik sosial serta kedudukan lucu melalui adegan goro- goro.

 

Wayang kulit mempunyai sejarah panjang. Catatan tertua tentang wayang kulit ataupun wayang purwa tersua dalam Prasasti Kuti bertarikh 840 Meter dari Joho, Sidoarjo, Jawa Timur. Prasasti ini menyebut kata haringgit ataupun dalang.“ Haringgit merupakan wujud halus dari kata ringgit. Kata ini hingga saat ini masih terdapat dalam bahasa Jawa, yang berarti wayang,” catat Mencuat Haryono, guru besar arkeologi Universitas Gadjah Mada, dalam“ Warga Jawa Kuna serta Lingkungannya Pada Masa Borobudur” termuat di 100 Tahun Pasca Pemugaran Candi Borobudur.

 

Pada masa itu, dalang mengetuai serta memainkan pertunjukan wayang di area istana. Arkeolog Dyah W. Dewi dalam“ Kesenian Wayang Pada Masa Jawa Kuno serta Persebarannya di Asia” menyebut pertunjukan wayang memiliki makna spesial.“ Sehubungan dengan diselenggarakannya sesuatu upacara buat memeringati sesuatu peristiwa,” catat Dyah, termuat di Pertemuan Arkeologi V.

 

Sebagian pakar pewayangan, misalnya R. Meter. Mangkudimedja, menebak wujud dini wayang tidak semacam saat ini. Dahulu wayang cuma nampak bagian depannya. Bahan bawah pembuatan wayang juga berbeda dari saat ini. Dahulu wayang dibuat dari daun lontar, bukan kulit hewan ternak semacam saat ini.

 

Tetapi selingkar pakar arkeologi yang lain membantah dugaan R. Meter. Mangkudimedja. Contohnya Soedarso Sp. Ia meyakini wayang telah dibuat dari kulit. Ia mendasarkan pemikirannya pada isi Kakawin Arjunawiwaha anggitan Mpu Kanwa bertarikh 1036 Meter.

 

Tentang lakon dalam pertunjukan wayang kulit periode dini, cuma Prasasti Wukajani dari era pemerintahan Raja Mataram bernama Dyah Balitung( 907 Meter) yang menyebutnya lumayan jelas. Prasasti Wukajani menyebut mawayang bwat hyang ataupun pertunjukan wayang dengan lakon Bima Kumara. Cerita ini sempalan dari wiracarita Mahabharata yang bertutur tentang kegilaan Kicaka pada Drupadi.

 

Penjelasan tentang wayang kulit termaktub pula pada relief di candi- candi Jawa Timur abad ke- 10 semacam Candi Surawana, Candi Jago, Candi Tigawangi, serta Candi Panataran. Kedatangan wayang kulit dalam relief candi di 3 tempat berbeda menampilkan kesenian ini sudah menyebar ke bermacam daerah.

 

Pertumbuhan wayang kulit merambah babak baru pada masa kesultanan Islam. Wayang kulit tidak lagi eksklusif kepunyaan area istana. Para pendakwah Islam di Jawa bawa wayang kulit ke warga pangkal rumput. Mereka pula mengganti bentuk- bentuk wayang supaya sejalan dengan ajaran Islam serta tujuan dakwah. Sebagian pendakwah Islam itu pula seseorang dalang yang andal. Yang sangat populer merupakan Sunan Kalijaga

 

Lakon dalam pertunjukan wayang kulit masa Islam masih mengambil kisah- kisah dari Mahabharata. Tetapi pendakwah Islam memasukkan sebagian sebutan serta tokoh baru dalam lakon- lakon itu. Antara lain 4 tokoh lucu yang diketahui selaku panakawan: Semar, Petruk, Bagong, serta Gareng.

 

Kehadiran orang- orang Eropa ke Nusantara turut berikan warna baru untuk wayang kulit. Para penyebar agama Katolik dari Sarikat Jesuit pada masa kolonial menjajaki jejak pendakwah Islam dalam memakai wayang kulit selaku media penyebaran agama.

 

Walaupun wayang kulit di beberapa daerah begitu terbuka terhadap sentuhan baru, wayang kulit di Yogyakarta serta Surakarta masih mempertahankan model pakem. Maksudnya, pedalang di situ membuat beberapa syarat tentang pementasan wayang kulit. Mulai wujud wayang, lakon, tokoh- tokohnya, hingga perlengkapan teknis yang lain. Pakem mereka merujuk pada pementasan wayang kulit masa Mataram Kuna.

 

Semenjak kemerdekaan, Indonesia mempunyai beberapa sekolah besar dengan jurusan pedalangan. Dari lembaga inilah, mungkin baru terhadap pengembangan wayang kulit bergulir. Pementasan wayang kulit sebagian kali keluar pakem. Semacam lakon cerita, tokoh, serta perihal teknis konsumsi layar digital dan teknologi terkini.

 

Walaupun wayang kulit saat ini tampak dalam bermacam- macam wajah, pertunjukan ini senantiasa menarik serta lestari. Tiap- tiap jenis pertunjukan memiliki penggemarnya. Orang- orang dari negara jauh juga rela tiba ke Indonesia buat menekuni sejarah serta bentuk- bentuk pertunjukan wayang kulit buat setelah itu digulirkan dalam wujud baru di negeri mereka tiap- tiap.

 

Wayang kulit lahir, berkembang, hidup di Indonesia, setelah itu menyebar ke penjuru dunia. Tidak salah bila Tubuh Perserikatan Bangsa- Bangsa buat urusan Pembelajaran, Ilmu Pengetahuan, serta Kebudayaan( Unesco) menetapkan wayang kulit selaku peninggalan budaya dunia dari Indonesia.

Belajar dari Budaya Tumpeng Orang Jawa



            Tumpeng atau biasa kita kenal dengan sebutan buceng adalah olahan nasi yang berbentuk kerucut menyerupai gunung lengkap dengan lauk pauk di sekelilingnya. Dalam budaya Jawa, tumpeng atau buceng biasa kita temui sebagai sesaji (sajian utama) dalam acara-acara syukuran, kenduri, selamatan ataupun upacara-upacara adat tertentu seperti peringatan 1 Muharam atau Satu Suro.

Penyajiannya pun bervariasi. Nasi yang digunakan bisa menggunakan nasi putih biasa, nasi gurih, ketan ataupun nasi kuning. Secara umum, sajian nasi tumpeng diidentikkan dengan olahan nasi kuning berbentuk kerucut dengan nasi putih di atasnya serta disajikan di atas tampah (wadah bundar tradisional dari anyaman bambu) dan dialasi daun pisang.

Dikutip dari tandapagar.com, berdasarkan sejarah asalnya, nasi tumpeng dibuat untuk memuliakan gunung sebagai tempat bersemayam para hyang atau arwah leluhur (nenek moyang). Kepercayaan ini bergeser saat masyarakat dipengaruhi budaya Hindu. Nasi tumpeng dibuat kerucut untuk meniru bentuk gunung suci Mahameru, tempat bersemayam dewa-dewi.

Pada saat Islam masuk ke Nusantara, budaya nasi tumpeng ini kemudian diadopsi dan dikaitkan dengan filosofi Islam Jawa. Tumpeng merupakan akronim dalam bahasa Jawa, yakni “yen metu kudu sing mempeng” (kalau keluar harus sungguh-sungguh). Sedangkan buceng sendiri merupakan singkatan dari “nyebuto sing kenceng” (giat berdoa dan ingat kepada Yang Maha Kuasa).

Menurut cerita dari para sesepuh, tumpeng dan buceng merupakan sesaji dalam tradisi orang Jawa yang penuh dengan kandungan nilai moral dan filosofi hidup. Pada setiap bagian dari piranti-pirantinya, tumpeng dan buceng memiliki makna sebagai perwujudan rasa syukur dan ungkapan terima kasih kepada sang pencipta.

Jika diuraikan satu per satu! sajian tumpeng sendiri memiliki kajian makna yang sangat mendalam, yang menunjukkan betapa tingginya tradisi peradaban nenek moyang kita dalam mengenali Tuhannya. 

Menurut idntimes.com nasi tumpeng disajikan dengan 7 macam lauk pauk. Angka 7 atau dalam bahasa Jawa berarti pitu dan dimaknai sebagai pitulungan (pertolongan).

1.                 Nasi yang diberbentuk kerucut dimaknai sebagai simbol untuk selalu berserah diri kepada Tuhan serta menaruh harapan agar selau hidup sejahtera. Selain makna dibalik akronim buceng dan tumpeng, bentuk kerucut dan nasi kuning dengan nasi putih dibagian atasnya. Warna kuning melambakan rasa wening (kekhusyukan) sedangkan warna putih hati yang putih bersih dalam berdoa.

2.     Ayam Ingkung

Ayam, dimasak utuh ingkung dengan bumbu kuning/kunir dan diberi areh (kaldu santan yang kental) yang menjadi simbol menyembah Tuhan dengan khusuk (manekung) dengan hati yang tenang (wening). Di mana ketenangan hati dicapai dengan mengendalikan diri dan sabar (nge”reh” rasa). Dalam penyembelihannya , pemilihan ayam jago juga mempunyai makna menghindari sifat-sifat buruk ayam jago, antara lain: sombong, congkak, kalau berbicara selalu menyela dan merasa tahu/menang/benar sendiri (berkokok), tidak setia dan tidak perhatian kepada anak istri.

3.     Ikan Lele

Zaman dahulu ikan yang disajikan Ikan Lele. Ikan lele memiliki makna ketabahan, keuletan dalam hidup dan sanggup hidup dalam situasi ekonomi yang paling bawah sekalipun. Karakter ikan lele sendiri adalah tahan hidup di air yang tidak mengalir dan di dasar sungai.

4.     Ikan Teri

Ikan Teri umumnya digoreng dengan tepung atau tanpa tepung. Ikan Teri dan Ikan Pethek hidup di laut dan selalu bergerombol sehingga memberi makna kebersamaan dan kerukunan. Ikan ini menjadi simbol dari ketabahan, keuletan dalam hidup dan sanggup hidup dalam situasi ekonomi yang paling bawah sekalipun. Lauk lain yang disajikan adalah ikan teri. Ikan ini biasanya digoreng dengan atau tanpa tepung. Ikan teri selalu hidup bergerombol. Filosofi yang dapat diambil, sebagai contoh dari kebersamaan dan kerukunan.

5.     Telur Rebus

Nasi tumpeng dilengkapi dengan telur rebus utuh. Telur direbus pindang, bukan didadar atau mata sapi, dan disajikan utuh dengan kulitnya, jadi tidak dipotong sehingga untuk memakannya harus dikupas terlebih dahulu. Piwulang jawa mengajarkan “Tata, Titi, Titis dan Tatas”, yang berarti etos kerja yang baik adalah kerja yang terencana, teliti, tepat perhitungan,dan diselesaikan dengan tuntas. Telur juga menjadi simbol jika manusia diciptakan dengan fitrah yang sama. Yang membedakan nantinya hanyalah ketakwaan dan tingkah lakunya.

6.     Sayur Urap

Pelengkap lainnya adalah sayur urap. Sayuran yang digunakan antara lain kangkung, bayam, kacang panjang, taoge, kluwih dengan bumbu sambal parutan kelapa atau urap dan lain-lain. Seperti halnya pelengkap lainnya, sayur-sayuran ini juga mengandung simbol-simbol penting, antara lain:

-          -Kangkung berarti jinangkung yang berarti melindung,

-          -Bayam (bayem) berarti ayem tentrem,

-          -Taoge/cambah yang berarti tumbuh,

-          -Kacang panjang berarti pemikiran yang jauh ke depan,

-          -Bawang merah melambangkan mempertimbangkan segala sesuatu dengan matang baik buruknya,

-          -Cabe merah diujung tumpeng merupakan symbol dilah/api yang meberikan penerangan/tauladan yang bermanfaat bagi orang lain,

-          -Kluwih berarti linuwih atau mempunyai kelebihan dibanding lainnya, dan

-          -Bumbu urap berarti urip/hidup atau mampu menghidupi (menafkahi) keluarga.

7.     Sambal Goreng

Sambel Goreng biasanya terbuat dari tahu, kentang dan tempe dan Sambel goreng tumis dengan bumbu. Bahan-bahan yang dirajang menjadi potongan-potongan  kecil bermakna gotong royong dan guyup rukun dalam bermasyarakat.

Perbedaan Blog dan Website


Website adalah sejumlah laman online yang terhubung dalam satu domain, biasanya dikelola oleh individu, perusahaan, institusi, organisasi, atau pemerintah. 

Blog adalah kependekan dari web log yang berisi konten seperti opini, pengalaman, atau aktivitas penulis. 

Dari dua definisi di atas, Anda mungkin sudah mendapatkan sekilas gambaran mengenai perbedaan blog dan website.

Secara sederhana, website adalah istilah umum yang digunakan untuk menyebut semua situs web yang berada di internet. Contohnya www.google.com, www.niagahoster.co.id, www.facebook.com, www.wordpress.com, www.blogspot.com, dan masih banyak lagi contoh website lainnya.

Sedangkan blog adalah salah satu tipe website yang paling populer karena pengelolaannya yang sederhana, bahkan terbilang mudah bagi orang yang awam. Seringkali blog juga disebut sebagai website pribadi.

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa blog adalah kependekan dari web log. Pencetus istilah web log, John Barger, menyebutkan bahwa log adalah aktivitas internet dan web adalah website sehingga kalau digabungkan menjadi aktivitas internet yang terjadi di website.

Perumpamaan sederhananya adalah seperti semua jeruk adalah buah, tetapi tidak semua buah adalah jeruk. Semua blog termasuk ke dalam website, tetapi tidak semua website adalah blog. Singkatnya blog adalah salah satu jenis website. 

Apa saja perbedaan blog dan website yang perlu Anda ketahui? Setidaknya terdapat tujuh perbedaan mendasar antara keduanya yang bisa diidentifikasi dengan mudah. Berikut adalah perbedaan blog dan website berdasarkan tujuh karakteristik.  


7 PERBEDAAN BLOG DAN WEBSITE

1. Konten

Perbedaan yang pertama dapat dilihat dari segi konten. Umumnya konten blog berisi artikel, video, atau podcast tentang satu atau beberapa tema yang diminati oleh pemilik blog. Selain itu, konten blog kebanyakan adalah pengalaman, opini, atau aktivitas si pemilik blog, sesuai dengan definisi blog yang sudah disebutkan sebelumnya.


Anda bisa membuat blog dengan konten yang fokus pada satu tema, misalnya travel, teknologi, otomotif, fashion, atau parenting. Contoh blog yang fokus pada satu tema adalah blog travel Trinity Traveler.


Anda juga bisa membuat blog yang berisi konten dari berbagai tema, yang tentu juga disesuaikan dengan minat Anda.


Sedangkan konten website biasanya berisi informasi penting mengenai produk atau layanan. Misalnya, Anda bisa membuat website perusahaan yang berisi mengenai sejarah, alamat, produk, kontak perusahaan.


Anda juga bisa menggunakan website untuk keperluan organisasi, sekolah, lembaga pendidikan, toko online, atau lembaga pemerintah.     


2. Update

Dari segi update konten pun blog dan website berbeda. Blog lebih sering memperbarui kontennya secara berkala, bisa setiap hari, dua hari sekali, atau seminggu sekali. Setiap blog memiliki jadwal update kontennya masing-masing. Oleh karena itu, konten di blog bersifat dinamis karena selalu diperbarui dalam kurun waktu tertentu.


Update konten adalah hal penting bagi blog karena konten merupakan nyawa dari blog.


Berbeda dengan website yang kontennya mayoritas berisi informasi produk atau layanan sehingga update hanya terjadi ketika ada perubahan informasi produk atau layanan yang disediakan.


Maka dari itu, konten website disebut statis karena tidak selalu memerlukan update.


3. Arah Komunikasi

Perbedaan blog dan website selanjutnya terletak pada arah komunikasi.


Arah komunikasi di blog bersifat interaktif karena pembaca blog bisa meninggalkan komentar di setiap artikel atau konten yang dirilis.


Sedangkan arah komunikasi di website lebih bersifat satu arah karena website biasanya tidak menyediakan kolom komentar di kontennya.


4. Subscribe

Agar pembaca tidak ketinggalan update konten terbaru, biasanya blog menyediakan tombol subscribe. Pembaca bisa subscribe atau berlangganan pada blog agar diberi notifikasi setiap ada konten baru.


Beberapa website juga ada yang menyediakan pilihan subscribe. Namun, berbeda dari blog yang mengirimkan notifikasi update konten baru, website biasanya mengirimkan newsletter yang berisi produk atau layanan baru.


5. Gaya Bahasa

Dari segi gaya bahasa yang digunakan juga berbeda. Sebenarnya gaya bahasa blog variatif, tidak ada batasan tertentu. Ada yang menggunakan informal, ada juga yang menggunakan bahasa formal.


Walaupun begitu, umumnya blog memakai kata ganti kedua seperti ‘kamu’, ‘lu’, atau ‘anda’ untuk membuat kontennya lebih personal. Blog menggunakan gaya bahasa yang lebih personal agar pembaca tidak bosan ketika membaca artikel blog.


Sedangkan gaya bahasa yang digunakan website biasanya lebih profesional dan formal karena kebanyakan digunakan untuk tujuan formal seperti instansi pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi, atau perusahaan.


6. Pengelola

Anda tentu sudah sering mendengar istilah blogger, bukan? Nah, blogger adalah sebutan untuk para penulis atau pemilik blog. Biasanya blogger mengelola blognya secara mandiri. Anda mungkin mengenal beberapa contoh blog yang sukses seperti blog Trinity Traveler, Diana Rikasari, dan Sugeng.id.


Ada blog yang dikelola oleh beberapa orang penulis seperti Blog Niagahoster.


Berbeda dengan blog, biasanya website dikelola oleh tim ahli atau perusahaan yang terdiri dari designer, developer, dan copywriter.


7. Pembagian Konten

Perbedaan blog dan website yang terakhir terletak pada pembagian kontennya. Pembagian konten di blog biasanya berdasarkan tag dan kategori. Misalnya di Blog Niagahoster, Anda bisa menemukan kategori Company, Development, Marketing, Tutorial, dan Design.

Sedangkan pembagian konten pada website biasanya berdasarkan produk atau layanan yang ditawarkan. Misalnya, di Niagahoster Anda bisa menemukan produk hosting di laman Web Hosting Indonesia, produk domain di laman Domain Murah, dan produk VPS di laman Cloud VPS Hosting.

Selasa, 23 Oktober 2018

Bersama Santri Damailah Negeri

HARI SANTRI NASIONAL




"Santri" adalah panggilan seseorang yang sedang menimba ilmu di pesantren. Jumlah santri biasanya menjadi tolak ukur sejauh mana pesantren itu telah berkembang.

Pada tanggal 22 Oktober adalah ''HARI SANTRI NASIONAL" seluruh santri di Indonesia merayakannya dengan penuh bangga dan rasa antusias seperti halnya pada saat merayakan "HARI KEMERDEKAAN RI", karena pada tanggal 22 Oktober 1945 memiliki catatan sejarah, ternyata pada saat itu terdapat peristiwa berdarah ketika bangsa Indonesia berjuang mempertahankan kemerdekaannya.


Peristiwa tersebut adalah deklarasi Resolusi Jihad yang dilakukan pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari dimana pada hari itu beliau menyerukan kepada para santrinya untuk ikut berjuang mencegah tentara Belanda kembali menguasai Indonesia melalui Netherlands Indies Civil Administration (NICA).

Beliau menyerukan pula kepada santrinya bahwa perjuangan membela tanah air itu kewajiban bagi para muslim. Resolusi Jihad yang dideklarasikan KH. Hasyim Asy'ari ini seolah mengingatkan kita mengenai peranan santri dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Santri yang kerap dikenal berkutat seputar agama, ternyata mau ikut berjuang bersama pejuang tanah air.

Pada saat merayakan Hari Santri Nasional tersebut, seluruh santri juga menyanyikan lagu Ya Lalwathon yang diciptakan KH. Wahab Hasbullah


يَا لَلْوَطَن يَا لَلْوَطَن يَا لَلْوَطَن
حُبُّ الْوَطَن مِنَ الْإِيْمَان
وَلَا تَكُنْ مِنَ الْحِرْمَان
اِنْهَضُوْا أَهْلَ الْوَطَن
إِنْدُونَيْسيَا بِيْلَادِيْ
أَنْتَ عُنْوَانُ الْفَخَامَا
كُلُّ مَنْ يَأْتِيْكَ يَوْمَا
طَامِحًا يَلْقَ حِمَامَا

“Pusaka hati wahai tanah airku
Cintamu dalam imanku
Jangan halangkan nasibmu
Bangkitlah, hai bangsaku!
Indonesia negriku
Engkau Panji Martabatku
S’yapa datang mengancammu
‘Kan binasa dibawah dulimu!”

Para santri menyanyikan lagu tersebut dengan semangat seperti semangat para santri dahulu yang turut mempertahankan kemerdekaan Indonesia.




Kamis, 06 September 2018

Pentingnya Kegiatan Entrepreneur


Apa sih Entrepreneur itu?
            Kata entrepreneur merupakan suatu istilah yang merujuk pada istilah wirausaha, wiraswasta atau usaha mandiri. Entrepreneur dalam hal ini akan seringkali berhubungan dengan nilai ekonomis dari suatu usaha atau bisnis. Dari banyaknya definisi tentang entrepreneur, secara garis besar dapat diartikan sebagai kemampuan dan kemauan seseorang atau individu dalam menciptakan peluang ekonomis dari sebuah ide usaha baik dijalankan dari skala kecil maupun besar. Jenis usaha yang dijalankan ini bisa dilakukan oleh individu maupun berkelompok bekerja sama dengan orang lain. Memiliki jiwa entrepreneurship memang sangat penting, terutama bermanfaat bagi diri pribadi seseorang. Lebih luas lagi, jiwa entrepreneurship ini jika telah dipraktekkan maka akan tumbuh berkembang yang berpengaruh kepada tingkat ekonomi suatu daerah dan taraf ekonomi bangsa secara nasional. Entrepreneurship sangat penting dalam menyangga stabilitas ekonomi suatu bangsa, termasuk di Indonesia.  




Berikut ini ulasan mengapa jiwa entrepreneurship itu penting :
1.      Jumlah lapangan perkerjaan semakin bertambah
Dengan tumbuh dan berkembangnya kegiatan wirausaha, ketersediaan lapangan pekerjaan semin meningkat. Banyak orang yang berwirausaha akhirnya membutuhkan tenaga kerja tambahan untuk mengisi bagian-bagian posisi tertentu.Dampak pengiringnya pasti berhubungan dengan nilai ekonomi yang berkaitan dengan penghasilan seseorang.
2.      Jenis lapangan pekerjaan semakin beragam
Saat kegiatan kewirausaahan semakin berkembang, jenis bidang usaha juga akan semakin beragam. Semakin banyaknya jenis bidang usaha, maka semakin banyak pula jenis keahlian atau kemampuan yang harus dimiliki seseorang guna mengembangkan usahanya. Dan ini akhirnya kemudian membuka jenis lapangan pekerjaan dengan beragam keahlian yang dibutuhkan oleh si pemilik kegiatan usaha.
3.      Mengurangi tingkat pengangguran
Sejalan dengan semakin banyaknya lapangan pekerjaan yang terbuka, maka daya serap terhadap para lulusan pendidikan atau pengangguran yang belum mendapatkan pekerjaan. Pengangguran yang sebelumnya tidak bekerja akhir mendapatkan aktivitas pekerjaan dan mendapatkan penghasilan, minimal dapat membiayai kehidupannya sendiri.
4.      Mengurangi penyakit sosial di masyarakat
Terjadinya banyak kejahatan dan penyakit sosial di tengah masyarakat biasanya berhubungan dengan banyaknya pengangguran. Tindakan kejahatan bisa terjadi dipicu karena motif ekonomi. Seseorang mempunyai niatan jahat karena tidak memiliki penghasilan, sehingga ketika memenuhi kebutuhannya dilakukan dengan cara melakukan tindak kejahatan. Penyakit sosial di masyarakat kian dapat diminimalisir, karena pelakuknya telah mempunyai wadah untuk melakukan pekerjaan serta menyalurkan energi ke arah hal yang lebih produktif dan bernilai ekonomis.
5.      Meningkatkan kesejahteraan secara ekonomi
Seseorang yang awalnya tidak bekerja, secara finansial berarti kurang dalam hal kemampuan ekonomi. Jika seorang pengangguran kemudian bekerja maka berdampak pada meningkatnya kemampuan finansial yang dimilikinya, karena penghasilan sebagai hasil dari pekerjaan. Seseorang mencari nafkah, minimal diperuntukkan untuk dirinya sendiri sehingga tidak menjadi beban orang lain misalnyanya orang tua atau keluarga. Bagi si pemilik kegiatan usaha, jika kegiatan wirausahanya semakin berkembang, maka dampaknya adalah pada omset produksinya. Jika omset usahanya meningkat maka keuntungan yang didapatkannya juga bertambah. Hal ini memberikan dampak pada semin bertambahnya tingkat penghasilan seseorang.
6.      Meningkatkan taraf ekonomi suatu wilayah
Jika suatu daerah terdapat kegiatan entrepreneurship yang kondusif dan stabil, secara langsung akan memberikan nilai ekonomis kepada masyarakat yang ada di sekitarnya. Kegiatan kewirausahaan ini pastinya akan membutuhkan tenaga kerja yang bisa diambilkan dari individu yang berada di sekitarnya wilayah usaha. Dengan penyerapan tenaga kerja di suatu wilayah, maka kegiatan ekonomi semakin bertambah, dan penghasilan yang didapatkan juga meningkat, dan akhirnya meningkatkan taraf ekonomi baik si pemilik usaha dan tenaga kerja yang ada di sekitarnya.
7.      Meningkatkan stabilitas ekonomi bangsa Indonesia
Entrepreneur yang kuat yang kuat dan dengan jumlah yang banyak membuat bangsa ini semakin kokoh dalam menjaga stabilitas ekonomi bangsa. Ekonomi yang stabil membuat bangsa ini kuat terhadap badai krisis keuangan ataupun krisis global yang mungkin akan terjadi kapan saja. Stabilitas ekonomi bangsa terjadi karena dukungan para pengusaha yang menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat luas, sehingga lebih tahan goncangan karena mempunyai taraf ekonomi dan penghasilan yang baik dan stabil.



Menjadi wirausahawan sukses merupakan dambaan kebanyakan orang, namun pada akhirnya hanya segelintir orang yang serius untuk melakukan aksi untuk mewujudkan impiannya menjadi pengusaha sukses. Resiko dan perencanaan yang terlalu lama seringkali menjadi penghambat seseorang untuk maju dan menjalankan usaha. Sebagai langkah awal untuk membangun bisnis dan menjadi pengusaha sukses, seseorang harus menumbuhkan jiwa wirausaha dan langsung praktek membangun bisnisnya. Bakat entrepreneur bisa dikembangkan oleh siapa saja apapun latar belakang pendidikannya.

Selasa, 06 Maret 2018

PORSENI AL-AMANAH 2018





PORSENI adalah sebuah ajang olahraga dan seni yang telah menjadi acara tahunan di negara indonesia. ternyata, porseni tidak hanya dilakukan di lingkup nasional atau di negara indonesia saja. Namun, juga di selenggarakan di pondok pesantren salah satunya di pondok pesantren modern al-amanah. Acara porseni memang sudah menjadi rutinitas tahunan Pondok Pesantren Modern al-Amanah tersebut. Mengambil tema "Dengan olahraga, seni dan teknologi untuk menggali kreasi dan inovasi" acara porseni di al-Amanah tersebut di isi dengan berbagai lomba yang seruh dan menantang.





Senin, 05 Februari 2018

Sanggar Tahfidz Entrepreneur


Siapa yang tidak kepingin punya anak soleh, hafal Qur'an dan pintar mencari duit, satu lagi rajin bersedeqah lagi! Bisa bayangi udah hafal Qur'an setiap tahun dia bersedeqah 1 Milyar untuk fakir miskin di jagat ibu pertiwi ini. Kini semua itu bukan mimpi belaka.
Tantangan masa depan sudah semakin nyata, persaingan SDM sungguh ketat, apalagi persaingan dalam dunia bisnis, jika ini semua tidak disiapkan, maka kita semua akan ketinggalan kereta.
Sanggar Tahfidz Entrepreneur adalah program khusus persembahan Madrasah Aliyah Bilingual, Pondok Junwangi sebagai jawaban tantangan 20 tahun ke depan.

Pada tahun 2016 program ini dibuka sebagai salah satu ikhtiar pesantren dan terobosan untuk mengantarkan anak-anak guna menampung animo masyarakat dan juga para santri yang benar-benar ingin didik menjadi penghafal Al-Quran tanpa harus mengabaikan pendidikan formal dan keorganisasian serta berjiwakan entrepreneur. Di sanggar ini pula lah para santri diajarkan untuk menghafal quran 30 juz dengan target satu tahunnya 10 juz. kini di sanggar tahfidz entrepreneur ini telah memiliki sebanyak kurang lebih 150 santri yang telah diseleksi secara ketat. 

BURUAN DAFTARKAN PUTRA-PUTRI ANDA UNTUK MENJADI SALAH SATU DARI AL-HAFIDZ NEXT GENERATION....!



"Terkadang kita diuji bukan untuk menunjukkan kelemahan kita, tetapi untuk menemukan kekuatan kita."

Facebook

Wawancara Pengusaha Muda Sukses Peternak Unggas Bebek

  Narasumber     : M. Naufal Nafis Alamat               : Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo Naufal Nafis ialah pet...

Post Top Ad

LightBlog

Cari Blog Ini

Post Top Ad

Your Ad Spot

Post Top Ad

Your Ad Spot

Author Details

??? ??? ??? ?????? ?? ??? ????? ????? ??? ??????? ????? ?????? ????? ?????ً،??? ???? ???? ?????? ?? ???? ??? ?????? ???? ????? ?? ?? ???? ?? ????? ?? ???????? ???? ????? ??? ??????? ????? ???? ?? ????، ??? ???? ???? ?? ??? ?????? ??? ?? ????? ??? ????? ??? ???? ????? ?? ?????، ??? ????، ??? ????، ?? ??? ??? ?????. ???? ????? ???ً ?????ً ??????ً.

Ad Home

BANNER 728X90

Random Posts

Social Share

Recent comments

Music

Subscribe for New Post Notifications

Send Quick Message

Nama

Email *

Pesan *

Text

Ad Banner

Popular Posts

Most Popular

FEATURED POSTS